
Palembang,beritakito.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sumatera Selatan ,Jambi dan Bengkulu (S2JB) terhitung hari ini, Kamis (17/7) mulai melakukan pemadaman bergilir selama tiga hingga lima jam.
Pemadaman ini dilakukan lantaran tiang transmisi distrbusi litrik yang berada di daerah Kabupaten Lahat roboh.
Deputi Manager Humas dan Hukum PT PLN S2JB Lilik Hendro Purnomo menjelaskan,pemadam yang dilakukan diluar dugaan.
"Karena kondisi lahan labil sehingga tiang transmisi untuk penghantar daya 150 kva robohdi desa Gunung Telang, Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat roboh sehingga langsung berdampak kepada pelanggan,"tegasnya,kemarin.
Tiang tranmisi yang roboh itu,katanya tiang tranmisi utama untuk saluran listrik luas ke lokasi-lokasi lain yang ada.
"Pemadaman secara bergilir selama 3 hingga 5 jam terpaksa dilakukan,"jelasnya.
Kota yang terkena dampak akibat tiang tranmisi roboh ini meliputi,Kabupaten Muara Enim, sebagian daerah Batu Raja, sebagian Kota Palembang, Lahat, Lubuk Linggau dan Bengkul.
"Tiang transmisi untuk penghantar daya 150 kva roboh pada hari Rabu 16 Juli pukul 08.20. Tower no 250 tersebut merupakan penghantar suplay anatara simpang Belimbing dan GI (Gardu Induk) Lahat atau suplay antara PLTU simpang Belimbing menuju GI Lahat,jelasnya.
Akibatnya, PLN depisit daya sebesar 220 mega watt, dengan itu maka dengan terpaksa pihaknya melakukan pemadaman bergilir.
"Waktu beban puncak kita depisit daya 50 mega watt. Untuk siang hari defisit 20 mega watt. Maka kami lakukan pemadaman bergilir di wilayah Sumsel mulai hari ini siang sekitar pukul 11.00 - 17.00. Malam hari pukul 17.00 - 23.00, dan pukul 23.00 - 05.00," ungkapnya.
Beban 220 mw tersebut melayani sistem Lampung, Sumsel, juga sampai Bengkulu.
"Sumsel memiliki daya puncak 640 mega watt dan daya terpasang 800 mega watt, berarti kita masih punya cadangan sekitar 160 mega watt, sementara defisit kita 220 mega watt, maka kita masih kurang sekitar 70 mega watt," imbuhnya.
Sementara itu Direktur Operasional PDAM Tirta Musi Palembang Andi Wijaya mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi pemadaman listrik tersebut dari pihak PLN.
"Kami sudah dapat info dari PLN dan menurut pihaknya pemadaman tersebut diusahakan tidak sampai ke INTIK di karang anyar, tapi IPA atau Booster kemungkinan kena dampaknya, tapi dampak dimana saja masih menunggu info dari PLN lebih lanjut," ujarnya.(Hidayat)




0 comments :