![]() |
| SatPol PP Pemkab OI menyisir Warung Remang-remang di Jalinsum. Seorang wanita yang diduga PSK diamankan. |
Razia yang berlangsung selama lebih kurang 3 jam tersebut mengamankan sebanyak 2 drum minuman jenis tuak serta 7 wanita yang diduga merupakan seorang Pekerja Seks Komersial (PSK).
Dua tim gabungan masing-masing dipimpin Kapolsek Indralaya Iptu Roby Sugara SH dan Kasat Pol PP Pemkab OI Refly. Satu kelompok menyisir warung remang-remang yang biasa beroperasi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Palembang-Prabumulih.
Dalam penyisiran itu, banyak terdapat warung remang-remang yang sudah dalam posisi tertutup, diduga razia yang dilakukan mengalami kebocoran.
Namun ada juga warung yang masih beroperasi. Di dalam warung yang masih beroperasi petugas mendapatkan wanita belia yang diduga sebagai PSK. Selain itu juga di warung tersebut petugas menemukan sebanyak dua drum minuman jenis tuak.
Di regu lain, tim gabungan Kapolsek Inderalaya Iptu Roby Sugara, Kasatpol PP Refly dan BNK menyisir Hotel Trifika yang ada di pusat Kota Inderalaya. Satu per satu, kamar hotel tersebut diketuk untuk memeriksa pengunjung hotel. Dikhawatirkan di hotel tersebut ada pengunjung yang berbuat mesum dan penyalahgunaan narkoba. Namun petugas tidak menemukan adanya pengunjung yang berbuat mesum serta menggunakan obat-obatan terlarang di sejumlah kamar hotel Trifika.
Kemudian petugas meluncur ke Hotel Indrasari yang ada di kawasan Jalintim, Km 30. Lagi-lagi, petugas tidak menemukan baik muda-mudi yang mesum atau menyimpan narkoba.
Tidak ingin pulang tanpa hasil, petugas menyambangi sebuah warung yang menyediakan minuman, di Desa Palemraya Kecamatan Indralaya.
Di tempat itu, petugas berhasil menemukan empat orang wanita yang diduga sebagai PSK lantaran sedang menunggu pelanggan. Petugas pun langung menggiringnya dan membawa ke Kantor Satpol PP guna dilakukan pendataan.
Kapolsek Indralaya Iptu Roby Sugara SH didampingi Kasatpol PP Refly mengatakan, razia tersebut dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan. Pihaknya tidak ingin, penyakit masyarakat merebak selama bulan suci ramadha.
“Ya, ini menyambut bulan puasa. Kita minta seluruh warung remang-remang tutup. Kita tidak ingin, penyakit masyarakat malah merebak selama bulan puasa,” ujarnya.
Sementara itu, seorang wanita yang diduga merupakan PSK berinisial LS (17), warga Jua-Jua, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengelak jika dirinya disebut sebagai PSK. “Saya cuma duduk-duduk saja pak,” ujarnya.
Sumber Tribun





0 comments :