Facebook Twitter Google RSS

Friday, June 13, 2014

Polisi Menggilir Prempuan di Kantor Polisi

Unknown     8:05 AM  No comments

UTTAR PRADESH,Sumateradeadline.com - Negara bagian Uttar Pradesh, India, menjadi sorotan dunia. Bukan atas prestasinya, melainkan kasus kekerasan seksual di wilayah tersebut. Kurang dari sebulan terjadi lima pemerkosaan yang memilukan. Dalam empat kasus, korban diperkosa lalu dicekik dan digantung hingga tewas. Pada satu kasus lain korban justru diperkosa di kantor polisi.
Yang terbaru adalah kematian seorang gadis yang masih berusia 19 tahun di Moradabad, Uttar Pradesh. Kemarin (12/6) gadis tersebut ditemukan digantung di pohon dengan kain panjang pelengkap bajunya. Keluarga menyatakan, korban diperkosa terlebih dulu sebelum dibunuh. Saat ini polisi masih melakukan visum.
"Informasi awal berasal dari laporan kakak korban yang menyatakan bahwa adiknya dibunuh," ujar Inspektur Polisi Ashutosh Kumar.
Pada hari yang sama polisi juga menerima pengaduan dari seorang perempuan yang mengaku telah diperkosa empat polisi di kantor polisi Uttar Pradesh. Awalnya, perempuan itu datang untuk menanyakan kebebasan suaminya. Namun, dia malah dibawa wakil inspektur Kepolisian Distrik Hamirpur ke sebuah ruangan dan diperkosa bersama tiga polisi lain. Pemerkosaan tersebut dilakukan karena dia menolak membayar uang suap kepada polisi.
Sehari sebelumnya seorang perempuan yang berusia 44 tahun tewas tergantung di pohon di Bahraich, Uttar Pradesh. Keluarga yakin bahwa korban telah diperkosa ramai-ramai. Pada 29 Mei dua remaja penduduk Desa Katra, Distrik Budaun, Uttar Pradesh, yang masih berusia 12 dan 14 tahun juga ditemukan tewas tergantung setelah diperkosa ramai-ramai oleh belasan orang semalaman. Beberapa pelaku merupakan petugas kepolisian.
Banyaknya kasus pemerkosaan itu membuat Kepala Menteri Uttar Pradesh Akhilesh Yadav dikecam. Bahkan, dia dituntut mengundurkan diri oleh beberapa pihak karena tidak becus menangani hukum dan gagal melindungi perempuan di wilayahnya. Kepala Komisi Nasional Perempuan Uttar Pradesh Mamata Sharma menyatakan bahwa Yadav memalukan.
"Pemerintah tidak hanya gagal menjaga kaum perempuan, tetapi juga tidak bisa mengontrol polisi," ujarnya.
Sementara itu, kemarin terdapat Konferensi Perang Melawan Pemerkosaan di London. Aktris Hollywood Angelina Jolie didapuk menjadi host dalam acara tersebut. Dia didampingi Menteri Luar Negeri Inggris William Hague dan kekasihnya Brat Pitt. Kegiatan itu bertujuan mencegah pelecehan seksual terhadap perempuan

Perempuan diperkosa beramai-ramai di kantor polisi


KASUS pemerkosaan kembali menggegerkan India. Bahkan kasus yang satu ini benar-benar menyedihkan. Pasalnya sang korban adalah perempuan yang digilir empat polisi di kantornya lantaran tak mau membayar suap untuk membebaskan suaminya yang sedang ditahan. 
Kejadian memalukan itu terjadi di sebuah kantor polisi di Hamirpur, negara bagian Uttar Pradish, India, Senin (9/6) lalu. Saat itu, sekitar pukul 21.30 waktu setempat korban datang ke kantor polisi untuk mengajukan pembebasan bersyarat kepada suaminya. Namun saat itu kantor penegak hukum sedang sepi. 
Tak lama kemudian, salah satu petugas datang menghampirinya. Berjanji akan membantu petugas yang masih dirahasiakan namanya itu mengajak korban masuk ke ruangannya. "Ternyata bukannya membantu, petugas tersebut malah memperkosa saya. Totalnya ada empat polisi," kata korban yang tak disebutkan namanya kepada CNN IBN. 
Diduga, korban ogah membayar uang suap yang diminta petugas untuk membebaskan suaminya. 
Nah pada Rabu (11/6) korban memberanikan diri untuk melaporkan kejadian yang sudah menimpanya tersebut ke seorang perwira senior. "Prosedur akan diproses, korban telah mengajukan komplain dan pelakunya akan segera ditangkap,” ujar seorang polisi dari Hamirpur, Virendra Kumar Shekhar.
Sementara itu Sub-Inspektur Barbir Singh mengatakan pihaknya sudah mengajukan kasus pidana terhadap empat petugas dari kantor polisi tersebut. 

Sumber Jpnn

Unknown


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 comments :

Text Widget

Recent news

About Us

Proudly Powered by Blogger.