Palembang,beritakito.com
- Pemerintah kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Sosial (Dinsos)
Palembang Jumat (18/7) akan membuka posko peduli Palestina untuk
mengalang dana bagi korban kemanusian di Palestina.
Mengalang dana bantuan ini bagi Palestina ini,Dinsos Palembang berkerja sama dengan Badan Eksekutif. Mahasiswa (BEM) se kota Palembang,komunitas sosial serta seniman.
"Besok (Jumat /18/7) posko akan kita dirikan disimpang lima DPRD Sumsel,"jelas Kadinsos Palembang Faisal AR.
Jadi masyarakat kota Palembang,kata Faisal dapat menyalurkan bantuannya melalui posko terpadu yang telah didirikan tersebut.
"Selama ini banyak yang mengatasnamakan komunitas meminta-minta dijalan dengan memakai kotak bekas untuk Palestina,untuk itulah kita fasilitas dengan mendirikan posko,"tegasnya.
Pendirian posko terpadu peduli Palestina ini,sambungnya agar masyarakaat,komunitas ataupun mengatasnamankan lainnya tidak melakukan meminta-minta dijalan.
"Kita sudah ada Perdanya yang mengatur melarang meminta-minta dijalan untuk siapapun,untuk itulah posko ini sebagai wadah untuk bersatu mengalang dana untuk palestina,"ungkapnya.
Nantinya posko yang melibatkan banyak komunitas dan seniman ini,akan ditempatkan petugas yang mewakili masing-masing komunitas dengan sistem managemen transparan.
"Kalau dana sudah terkumpul akan kita kirim melalui bank,"tegasnya.
Dihimbau masyarakat untuk menyalurkan dana bantuannya agar langsung memberikan sumbangannya melalui posko peduli masyarakat Palestina yang teah didirikan.
"Kalau ada orang,lembaga atau komunitas yang meminta-minta untuk bantuan palestina disimpang lampu merah itu illegal(tidak resmi) dan akan kita tindak,untuk itu sekiranya masyarakt menyalurkan bantuannya melalui posko yang telah ada tersebut,"tukasya.(Hidayat)
Mengalang dana bantuan ini bagi Palestina ini,Dinsos Palembang berkerja sama dengan Badan Eksekutif. Mahasiswa (BEM) se kota Palembang,komunitas sosial serta seniman.
"Besok (Jumat /18/7) posko akan kita dirikan disimpang lima DPRD Sumsel,"jelas Kadinsos Palembang Faisal AR.
Jadi masyarakat kota Palembang,kata Faisal dapat menyalurkan bantuannya melalui posko terpadu yang telah didirikan tersebut.
"Selama ini banyak yang mengatasnamakan komunitas meminta-minta dijalan dengan memakai kotak bekas untuk Palestina,untuk itulah kita fasilitas dengan mendirikan posko,"tegasnya.
Pendirian posko terpadu peduli Palestina ini,sambungnya agar masyarakaat,komunitas ataupun mengatasnamankan lainnya tidak melakukan meminta-minta dijalan.
"Kita sudah ada Perdanya yang mengatur melarang meminta-minta dijalan untuk siapapun,untuk itulah posko ini sebagai wadah untuk bersatu mengalang dana untuk palestina,"ungkapnya.
Nantinya posko yang melibatkan banyak komunitas dan seniman ini,akan ditempatkan petugas yang mewakili masing-masing komunitas dengan sistem managemen transparan.
"Kalau dana sudah terkumpul akan kita kirim melalui bank,"tegasnya.
Dihimbau masyarakat untuk menyalurkan dana bantuannya agar langsung memberikan sumbangannya melalui posko peduli masyarakat Palestina yang teah didirikan.
"Kalau ada orang,lembaga atau komunitas yang meminta-minta untuk bantuan palestina disimpang lampu merah itu illegal(tidak resmi) dan akan kita tindak,untuk itu sekiranya masyarakt menyalurkan bantuannya melalui posko yang telah ada tersebut,"tukasya.(Hidayat)





0 comments :