Facebook Twitter Google RSS

Wednesday, August 6, 2014

Ongkos Transmusi Bakal Naik

Unknown     4:07 AM  No comments



Palembang,Sumatera Deadline,-- Rencana akan diberlakukanya  pengurangan subsidi solar akan langsung berdampak tarif ongkos bus massal Tranmusi.

Direktur Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) Marwan Hasmen mengatakan,pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) Solar belum berdampak pada operasional Bus Rapit Transit (BRT) Transmusi.

"Sampai saat ini tarif bus Transmusi masih normal yakni Rp 5 ribu untuk tarif dalam kota dan Rp 7 ribu tarif bus transmusi luar kota ke Indralaya,namun akan diberlakukannya pengurangan subsidi Solar ongkos Transmusi akan disesuaikan," ujarnya.Selasa (5/8).

Untuk penyesuaian tarif sendiri,kata Marwan akan di koordinasikan dengan Pemkot Palembang sekalu pemilik perusahaan bukannya menaikkan tarif sepihak saja.

"Sebelum ditentukan penyesuaian tarif menyusul pengurangan BBM subsidi terlebih dahulu akan dirapatkan dengan Pemkot Palembang,"tegasnya.

Selama ini biaya operasinal bus Transmusi bekisar Rp 20 juta per hari. Angka ini bisa saja lebih kecil jika armada yang dijalankan lebih sedikit atau bahkan lebih besar jika bus yang dioperasikan banyak.

 Biaya operasional penggunaan BBM bus Transmusi ini juah lebih kecil saat ini karena banyak bus yang rusak dan tidak bisa beroperasi sehingga biaya pengeluaran BBM nya lebih sedikit.

Sementara itu Manajer Operasional Transmusi Abdul Kadir mengatakan sejauh ini imbas pengurangan subsidi Solar belum dirasakan Transmusi karena belum dilaksanakan di Palembang. Bus Transmusi masih berjalan menggunakan BBM solar hingga saat ini dan tidak kesulitan mendapat solar di SPBU.

Saat ini armada bus Transmusi banyak rusak sehingga biaya pembelian BBM solar cukup menurun tapi pendapatan juga turun. Saat ini armada bus Transmusi yang beroperasi hanya 56 unit sementara jumlah bus yang rusak jauh lebih banyak 94 unit. Banyak bus rusak karena usai bus sudah tua dan minim mekanik yang menguasai perawatan serta sulit pengadaan spare part.

" Sebagian bus rusak yang tidak parah dan masih bisa dioperasikan dan kita service sehingga bisa tetap dioperasikan ," ujar Abdul Kadir.(Hidayat)

,

Unknown


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 comments :

Text Widget

Recent news

About Us

Proudly Powered by Blogger.